PERBEDAAN MASYARAKAT PERKOTAAN DENGAN MASYARAKAT PEDESAAN
Perkotaan adalah satuan pemukiman bukan pedesaan yang berperan didalam satuan wilayah pengembangan dan atau wilayah nasional sebagai simpul jasa , menurut pengamatan tertentu perkotaan juga merupakan suatu perkembangan kota yang melibatkan seluruh elemen-elemen di dalamnya yang menyangkut kota itu sendiri, sedangkan pedesaan adalah wilayah yang mempunyai kegiatan utama pertanian, termasuk pengelolaan sumber daya alam dengan susunan fungsi kawasan sebagai tempat permukiman, pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial dan kegiatan ekonomi, ada juga yang menyebutkan bahwa pedesaan adalah sekelompok orang yang hidup bersama dan bekerjasama yang berhubungan secara erat tahan lama dengan sifat-sifat yang hampir sama (Homogen) disuatu daerah atau wilayah tertentu dengan bermata pencaharian dari sektor pertanian (Agraris).
Selain dari pada perbedaan yang universal tersebut ada beberapa perbedaan detail dan signifikan yang tentunya sangat membedakan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, yaitu :
a. Jumlah dan Kepadatan Penduduk
b. Lingkungan Hidup
c. Mata Pencaharian
d. Corak Kehidupan Sosial
e. Stratifikasi Sosial
f. Mobilitas Sosial
g. Pola Interaksi Sosial
h. Solidaritas Sosial
i . Kedudukan dalam Strata Sistem Administrasi Negara/ Nasional
Tentu saja dalam beberapa perbedaan tersebut memiliki penjelasan dan tentu saja dapat menjelaskan bahwa ada pebedaan antara perkotaan dan perdesaan, dalam kasus ini saya mengambil contoh perdeaan masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan di Kota Cilegon dan desa Kalitimbang.
A. JUMLAH DAN KEPADATAN PENDUDUK
Jumlah penduduk di Kota Cilegon memang terus bertambah di setiap tahunnya karena banyak orang di luar Kota Cilegon datang dan mencari pekerjaan di kota ini, mengingat Cilegon adalah kota Industri dengan sebutannya yang terkenal dengan Kota Baja, pada tahun 2015 jumlah penduduk Kota Cilegon adalah 43.534, dan ditahun 2016 bertambah menjadi 44.246, dan ditahun 2017 penduduk Kota Cilegon mencapai hingga 44.935, tentu saja angka tersebut bukanlah angka yang sedikit.
Mengenai kepadatan penduduknya masyarakat Cilegon yang tinggal di Kota lebih banyak dibandingkan mereka yang tinggal di Desa, dikarenakan banyak masyarakat Cilegon yang sudah memiliki kontrak pekerjaan di berbagai industri di Cilegon yang membuat mereka mampu dan sanggup bertahan hidup di Kota.
Sedangkan kepadatan penduduk di Desa Kalitimbang cenderung lebih sedikit karena sebagian dari penduduknya pun sudah beranjak hidup di kota dikarenakan mereka sudah mendapat suatu pekerjaan di industri tertentu.
B. LINGKUNGAN HIDUP
Lingkungan Hidup adalah kesatuan antara suluruh makhluk hidup dan non-hidup, meliputi berbagai unsur lingkungan serta manfaatnya, termasuk seluruh interaksi spesies dan sumber daya alam.
Lingkungan hidup ini pun memiliki perbedaan yang cukup signifikan antara di perkotaan dengan pedesaan, biasanya Lingkungan hidup di pedesaan lebih alami dan terjaga, sebagai contoh lingkungan hidup di Desa Kalitimbang masih lebih hijau dan asri dibanding dengan perkotaan di Desa Kalitimbang masih banyak berhamparan sawah dan lapangan hijau, serta kendaraan tanpa polusi seperti becak dan sepeda.
Sedangan keadaan lingkungan hidup di perkotaan di Cilegon masih terbilang terjaga tetapi jumlahnya yang tidak banyak misalnya trotoar jalan yang banyak ditumbuhi tanaman hias, taman kota (Taman Layak Anak) Kota Cilegon, dan Alun-alun Kota Cilegon.
C. MATA PENCAHARIAN
Mata pencaharian adalah pekerjaan yang menjadi pokok penghidupan. Mata pencaharian diartikan pula sebagai segala aktivitas manusia dalam memberdayakan potensi sumber daya alam.
Mata pencaharian penduduk Kota Cilegon yang masyarakatnya berdomisili di kota adalah sebagai karyawan pabrik dan pegawai toko, itu dikarenakan sebagian besar lowongan pekerjaan yang berada di kota adalah sebagai karyawan dan pegawai
Beda cerita dengan masyarakat Desa Kalitimbang, sebagian besar penduduknya adalah petani karena di desa tersebut lumayan banyak terdapat persawahan, pekerjaan lain dari penduduknya adalah menjadi buruh tambang, dan sebagian lainnya bekerja menjadi tukang ojek pangkalan atau ojek online.
D. CORAK KEHIDUPAN SOSIAL
Corak Kehidupan Sosial adalah kehidupan yg didalamnya teradapat unsur-unsur sosial(interaksi dengan orang di sekitarnya) atau interaksi kemasyarakatan yang berbeda antara daerah 1 dan daerah lainnya.
Corak kehidupan masyarakat Kota Cilegon yang berdomisili di Desa Kalitimbang adalah masih mengkedepankan kehidupan kekeluargaan atau masih membutuhkan orang lain selain keluarga (tetangga), interaksi sosial yang terjadi adalah saling membantu sebagai sesama penduduk desa dan masih mempererat tali silahturahmi.
Sedangkan corak kehidupan sosial yang terjadi di Perkotaan adalah masih terlalu banyak orang yang bersikap individualis, sebagai contoh banyak perumahan atau komplek di Kota Cilegon yang sangat tertutup antara satu rumah dengan rumah yang lain, mereka pergi bekerja dan kembali ke rumah dan akan melakukan hal yang sama dikemudian hari dan kurang untuk bersosialisasi dengan orang lain (tetangga).
E. STRATIFIKASI SOSIAL
Stratifikasi Sosial adalah adalah perbedaan penduduk atau masyarakat ke dalam lapisan-lapisan kelas secara bertingkat (hirarkis).
Stratifikasi sosial yang terjadi di perkotaan Kota Cilegon tidak terlalu terlihat dan terasa karena mamang kota ini cukup makmur dan sedikit dijumpai pengangguran di sepanjang kota.
Stratifikasi sosial yang terjadi di pedesaan terutama Desa Kalitimbang pun tidak terlalu menonjol karena memang sudah banyak penduduk desa yang sudah mendapat pekerjaan mulai dari berjualan, bertani, dll
F. MOBILITAS SOSIAL
Mobilitas sosial adalah adalah perpindahan posisi seseorang atau kelompok dari lapisan (strata sosial) yang satu ke lapisan yang lain. Mobilitas sosial yang dialami oleh penduduk pedesaan adalah kurang dalam meningkatkan perkembangannya. Hal itu terjadi karena banyak diantara mereka yang masih memiliki keterbatasan hidup, yang berarti mereka sanggup dan cukup untuk menghidupi diri dan keluarga mereka setiap hari, hanya saja mereka sedikit kesulitan untuk mengalami perkembangan tersebut, hal itu juga terjadi di Desa Kalitimbang ini,
Sedangan mobilitas sosial yang terjadi pada masyarakat yang tinggal di kota Cilegon adalah mereka cukup mengetahui dan mengejar untuk bisa mencapai strata tertinggi di kota tersebut.
G. POLA INTERAKSI SOSIAL
Pola interaksi sosial adalah hubungan-hubungan sosial yang menyangkut hubungan antarindividu, individu (seseorang) dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Tanpa adanya interkasi sosial maka tidak akan mungkin ada kehidupan bersama.
Pola interaksi sosial yang terjadi di Desa Kalitimbang dapat dibilang erat karena mereka masih memegang sifat kekeluargaan mereka pun masih sering mengadakan acara-acara desa dan masih mengadakan musyawarah, dan masih menerapkan nilai-nilai agama di kehidupan masyarakat
Pola interaksi sosial yang terjadi di Kota Cilegon dapat terbilang cukup hanya saja sekarang ini sudah jarang terlihat, karena yang terjadi di kota tidak lain dan tidak bukan ialah suatu persaingan untuk mencapai suatu tujuan tertentu, memang tidak salah tetapi interaksi sosial haruslah dijaga agar menjadikan kota yang rukun dan nyaman.
H. SOLIDARITAS SOSIAL
Solidaritas sosial adalah wujud kepedulian antar sesama kelompok ataupun individu secara bersama yang menunjukkan pada suatu keadaan hubungan antara indvidu dan atau kelompok yang di dasarkan pada persamaan moral, kolektif yang sama, dan kepercayaan yang dianut serta di perkuat oleh pengalaman emosional.
Solidaritas sosial yang terjadi di daerah perkotaan adalah banyak sekali orang yang apatis dan tidak saling mengaggap satu dengan yang lain solidaritas ini berlaku bukan dengan label "Kita adalah orang Cilegon" melainkan "Kita adalah teman" jadi cukup banyak masyarakat yang hanya memperdulikan seseorang hanya karena mereka berteman.
Masalah solidaritas ini berbeda dengan yang terjadi pada penduduk pedesaan karena mereka masih mementingkan satu dengan yang lain maka dari itu kerukuran diantara mereka pun masih terjaga.
I. KEDUDUKAN DALAM STRATA SISTEM ADMINISTRASI NEGARA ATAU NASIONAL
Untuk hal strata sistem administrasi negara atau nasional tentu saja banyak masyarakat perkotaan yang lebih maju dan mengetahui tentang hal ini dikarenakan perbedaan teknologi dan jaringan
Bagi masyarakat pedesaan jika mengenai hal ini tentu saja hanya segelintir orang orang yang terbuka dan melek akan hal ini.
43 534
Komentar
Posting Komentar